Kelompok budidaya ikan nila di Nagari Ampek Koto, Kecamatan Kinali memanfaatkan potensi sungai dan kolam alami yang jernih. Dikelola secara kolektif oleh warga nagari dengan metode ramah lingkungan, menghasilkan ikan nila berkualitas tinggi untuk konsumsi lokal dan distribusi ke pasar regional Pasaman Barat.
"Ikan nila kami dibesarkan di air bersih alami pegunungan Pasaman Barat, bebas dari polutan dan menggunakan pakan alami."
Ikan nila merah dengan daging tebal, minim duri, cocok untuk konsumsi keluarga maupun restoran.
Varietas klasik dengan pertumbuhan cepat dan ketahanan tinggi. Cocok untuk pengolahan ikan bakar dan goreng.
Tersedia dalam bentuk fillet segar, ikan asin, dan produk olahan siap masak untuk pasar lokal dan regional.
Pemasangan jaring keramba ukuran 2×2×1,5 m di aliran sungai dengan arus sedang dan kualitas air bersih. Jaring dicek ketahanannya sebelum penebaran.
Benih nila ukuran 5–7 cm ditebar dengan kepadatan 50–75 ekor/m³. Benih unggul bersertifikat berasal dari BBIS atau supplier terpercaya.
Pemberian pakan pelet 3× sehari (pagi, siang, sore). Monitoring kualitas air, pH, dan kesehatan ikan dilakukan rutin setiap minggu.
Panen dilakukan setelah 4–5 bulan pemeliharaan saat ikan mencapai 250–500 gr. Ikan didistribusikan segar ke pasar lokal dan pembeli langsung.
Pasaman Barat, Sumatera Barat
